Jumat, 07 Desember 2012

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN



Pendekatan Sistem
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang professor filosofi di Columbia University. Pada tahun 1910 John Dewey mengidentifikasikan tiga penilaian yang terlibat dalam memecahkan suatu kontroversi.
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternative
3.Membentuk penilaian

Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai pendekatan sistem. Serangkaian langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama harus dipahami, solusi alternative dipertimbangkan, dan solusi yang dipilh bekerja.

Pemahaman Dasar Pemecahan Masalah dan Pembuat Keputusan
Dalam memecahkan masalah, seorang manajer akan membuat banyak keputusan. Keputusan adalah pemilihan strategi atau tindakan. Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Biasanya ada beberapa strategi atau aksi yang dapat dipertimbangkan manajer. Salah satu kunci pemecahan masalah adalah mengidentifikasikan berbagai alternative keputusan.

Tahapan Pemecahan Masalah dengan Menggunakan Pendekatan Sistem
Usaha persiapan mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem. Usaha definisi mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya. Usaha solusi mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternative, mengevaluasinya, memilih satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat menindaklanjutiuntuk meyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan. Langkah-langkah pendekatan system memberikan suatu cara yang baik untuk mengelompokkan beragam keputusan yang harus dibuat dalam proses pemecahan satu masalah. Tiap tahap dalam upaya definsi dan upaya solusi memerlukan sedikitnya satu keputusan.
Sistem informasi berbasis komputer, atau CBIS, dapat digunakan sebagai sistem dukungan (support system) ketika menerapkan pendekatan sistem. Subsistem CBIS, seperti sistem pendukung keputusan, sistem pakar, atau aplikasi otomasi kantor, dapat memberikan dukungan untuk suatu keputusan terpisah. Pendekatan sistem berfungsi sebagai jembatan antara masalah dan CBIS, memberikan suatu kerangka kerja untuk beragam keputusan.


Faktor yang mempengaruhi Pemecahan Masalah
Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan informasi dan menggunakan informasi.

Merasakan masalah
Manajer dapat dibagi dalam tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan masalah (problem sensing styles) mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
1.Penghindar Masalah (problem avoider), Manajer ini mengambil sikap positif dan menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi atau menghindarnya sepanjang perencanaan berlangsung.
2.Pemecah Masalah (problem solver), Manajer ini tidak mencari masalah juga tidak menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
3.Pencari Masalah (problem seeker), Manajer ini menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.

Mengumpulkan informasi
Para manajer dapat menunjukkan salah satu dari dua gaya mengumpulkan informasi atau sikap terhadap total volume informasi yang tersedia bagi mereka :
1.Gaya Teratur (perceptive style), Manajer jenis ini mengikuti management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan bidang minatnya.
2.Gaya Menerima (receptive style), Manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau oarng lain dalam organisasi.

Menggunakan informasi
Manajer juga lebih cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan informasi (information using style), yaitu cara menggunakan informasi untuk memecahkan masalah.
1.Gaya sistematis (systematic style), Manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
2. Gaya intuitif (intuitive style), Manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar